Kedutaan Besar Republik Indonesia
Ottawa
Embassy of the Republic of Indonesia
Ambassade de la RÉpublique d'Indonésie

Kunjungan Kerja GKSB DPR RI ke Ottawa dan ke Toronto, 29 Mei – 2 Juni 2012

Pertemuan antara GKSB DPR RI dan Canada-Indonesia Parliamentary Friendship Group, KBRI Ottawa, 30 Mei 2012

Delegasi Grup Kerjasama Bilateral Dewan Perwakilan Rakyat RI (GKSB DPR RI) yang dipimpin Nurul Iman Mustopa, melakukan kunjungan kerja ke Ottawa dan Toronto, 29 Mei – 2 Juni 2012 dalam rangka peningkatan hubungan bilateral kedua negara di bidang pembangunan ekonomi, perdagangan, energi dan sumberdaya alam, serta kesetaraan gender, dan dalam rangka reaktivasi hubungan GKSB DPR RI untuk RI-Kanada dan Canada-Indonesia Parliamentary Friendship Group (CIPFG). Kunjungan Kerja Delegasi GKSB DPR RI ke Ottawa dan Toronto tahun 2012 merupakan momen penting dalam sejarah kerjasama Parlemen RI-Kanada, khususnya dalam mengimplementasikan Joint Communique between the House of Representatives of the Republic of Indonesia and the Parliament of Canada, yang ditandatangani di Ottawa, 27 April 2009. Penting pula untuk digarisbawahi bahwa implementasi ini dilaksanakan tahun 2012, ketika kedua negara memperingati 60 Tahun Hubungan Bilateral.

Selama di Ottawa, Delegasi GKSB DPR RI melakukan Pertemuan dengan: 1) Standing Committee on Foreign Affairs and International Development, House of Common; 2) Canada-Indonesia Parliamentary Friendship Group (CIPFG); 3) Standing Committee on Natural Resources, House of Commons; d) Canadian International Development Agency (CIDA); dan 4) Standing Commitee on the Status of Women, House of Commons.

Selama di Toronto, Delegasi GKSB DPR RI melakukan kunjungan ke Perkebunan Anggur di Prince Edward, Ontario, yang secara bertahap akan merekrut sekitar 65 (enam puluh lima) tenaga kerja Indonesia.

Pada pertemuan dengan Standing Committee on Foreign Affairs and International Development, GKSB DPR RI menekankan pentingnya komitmen Parlemen kedua negara untuk saling dukung dalam mengupayakan peningkatan kerjasama ekonomi dan perdagangan dan Pentingnya saling kunjung Parlemen secara bilateral maupun multilateral. Parlemen Kanada kagum bahwa di Indonesia, Islam dan demokrasi dapat berjalan secara harmonis.

Pertemuan antara GKSB DPR RI dan Canada-Indonesia Parliamentary Friendship Group di Parliament Hill, Ottawa, 30 Mei 2012

Dalam pertemuan dengan CIPFG ditekankan bahwa kerjasama Parliament to Parliament perlu ditingkatkan untuk mencapai hasil maksimal dari 2nd track diplomacy/Parliament Diplomacy, dan memanfaatkan momentum 60 Tahun Hubungan Bilateral RI-Kanada tahun 2012 di segala bidang dengan orientasi kebaikan bersama dan manfaat bagi kedua negara maupun dunia. CIPFG menekankan pentingnya Parlemen kedua negara memanfaatkan Sidang Umum Inter Parliamentary Union (IPU) ke-127 di Quebec City, 21-26 Otober 2012, dengan melakukan pertemuan bilateral.

Pertemuan dengan Standing Committee on Natural Resources, Delegasi GKSB DPR RI menyatakan keinginan untuk menjalin kerjasama strategis di bidang pemanfaatan energi dan sumber daya alam dengan Kanada. Standing Committee on Natural Resources menginformasikan pemanfaatan energi dan sumber daya alam, terdapat pembagian kekuasaan antara Pemerintah Federal, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Municipal. Secara Federal, mereka memiliki Undang-Undang  Efisiensi Energi yang mengatur standar-standar yang harus dipenuhi oleh berbagai pemangku kepentingan demi menunjang efisiensi energi. Namun, Provinsi-Provinsi di Kanada berhak menentukan sendiri berbagai metode/sistem efisiensi. Misalnya, Provinsi Alberta terkenal dengan pemanfaatan tenaga angin untuk menghasilkan energi listrik sedangkan Provinsi Quebec mengutamakan tenaga air. Kedua pihak membahas pula kemungkinan kerjasama pemanfaatan energi nuklir untuk maksud-maksud damai, mengingat Kanada memiliki reputasi yang baik dalam bidang ini.

CIDA meyakini bahwa pertumbuhan ekonomi merupakan faktor kunci pembangunan masyarakat. GKSB DPR RI mengharapkan dukungan CIDA untuk memperluas wilayah kerja di Indonesia, program KB, kesehatan ibu dan anak serta program pelatihan untuk Parlemen Indonesia.

Standing Committee on the Status of Women kagum terhadap Indonesia yang dengan penuh keberanian terus mengupayakan pembentukan UU Kesetaraan dan Keadilan Gender. Di Kanada, meskipun kaum perempuan telah menikmati kehidupan jauh lebih baik, mereka masih terus berjuang untuk menyetarakan kedudukan dengan kaum laki-laki. Dalam hal ini, Indonesia dan Kanada memiliki kesamaan sehingga keduanya perlu saling mendukung untuk kepentingan kesetaraan gender (KBRI Ottawa/SM)