Kedutaan Besar Republik Indonesia
Ottawa
Embassy of the Republic of Indonesia
Ambassade de la RÉpublique d'Indonésie

Amerika Serikat dan Kanada Berkomitmen Memperkuat Kerja Sama Kemitraannya dengan ASEAN

“Indonesia akan senantiasa memainkan peran aktif dan berupaya mendorong peningkatan dan pernguatan kerja sama kemitraan antara ASEAN dengan mitra wicaranya, termasuk dengan AS dan Kanada, terutama yang difokuskan pada keunggulan setiap mitra wicara sehingga Indonesia dapat memanfaatkan kerjasama tersebut dengan maksimal bagi kepentingan serta kemajuan nasional Indonesia”, demikian pesan penting yang disampaikan oleh I Gusti Agung Wesaka Puja, Dirjen Kerja Sama ASEAN/Ketua SOM ASEAN-Indonesia, seusai mengikuti Pertemuan 26th ASEAN-US Dialogue di  Washington DC, AS tanggal 2-4 Mei 2013 dan pertemuan 10th ASEAN-Canada Dialogue di Toronto, Kanada, tanggal 6-7 Mei 2013.

10th ASEAN-Canada Dialogue di Toronto, Kanada, 6-7 Mei 2013

Melalui kerjasama strategis kemitraannya dengan AS, ASEAN akan menekankan berbagai kegiatan kerjasama di bidang penanggulangan kejahatan lintas-batas, kerja sama maritim, bantuan kemanusiaan dan penanganan bencana, inisiatif pemajuan ekonomi, cyber security, food and energy security, pendidikan serta penegakan hukum dalam konteks perwujudan Komunitas ASEAN 2015 serta implementasi Rencana Aksi Kerjasama Kemitraan ASEAN-AS. Indonesia dan negara anggota ASEAN lainnya diharapkan dapat memanfaatkan keahlian dan keunggulan yang dimiliki oleh AS pada bidang-bidang tersebut. Di sela-sela Pertemuan 26th ASEAN-US Dialogue, telah dilaksanakan juga Pertemuan khusus dengan Special Assistant to the President and Senior Director for East Asian Affairs, Office of the White House, Mr. Daniel Russel, di Gedung Putih. Dalam Pertemuan khusus ini, AS menegaskan kembali komitmennya untuk terus melanjutkan engagement di kawasan Asia-Pasifik, utamanya dengan ASEAN.

Dalam kerangka kerjasama kemitraan ASEAN-Kanada, Kanada menegaskan kembali komitmennya untuk menyediakan dana sebesar CAD 10 juta dalam kerangka Integrated Disaster Management Fund untuk periode 2013-2017. Selain dana tersebut, Kanada juga menyampaikan komitmen dengan jumlah yang sama (CAD 10 juta) untuk kerjasama di bidang konektivitas dan energy security dalam kerangka program ASEAN-Canada Enhanced Partnership (ACEPP) untuk periode 2013-2015. Selain menambah kerangka kerjasama, beberapa inisiatif dan upaya Kanada dalam mendukung perwujudan Komunitas ASEAN 2015 dilakukan dengan memperkuat fokus kerjasama yang telah ada, yaitu antara lain di bidang promosi dan perlindungan HAM, perempuan dan pekerja migran, penanganan bencana serta pendidikan.

Dalam Pertemuan ASEAN-Kanada juga telah dilakukan presentasi oleh lembaga “Grand Challenges Canada” (GCC). GCC adalah lembaga yang didanai oleh Pemerintah Kanada guna meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat negara berkembang melalui inovasi teknologi serta pengembangan kewirausahaan. Di Indonesia, GCC telah mengadakan kerjasama penelitian di bidang deteksi penyakit demam berdarah (DBD) dan pengaruh suplemen vitamin dalam kandungan pada perkembangan anak sekolah. GCC mengharapkan partisipasi secara lebih luas dari para individu maupun lembaga di Indonesia beserta negara anggota ASEAN lainnya dalam berbagai program GCC.

Ketua Delegasi RI/Dirjen Kerja Sama ASEAN, I Gusti Agung Wesaka Puja, Ketua Delegasi Negara-Negara Anggota ASEAN, Ketua Delegasi Kanada dan Sekretariat ASEAN pada 10th ASEAN-Canada Dialogue

Pertemuan ASEAN dengan negara mitra wicaranya seperti AS dan Kanada merupakan pertemuan tahunan pada tingkat pejabat tinggi (SOM) guna membahas berbagai isu yang menjadi perhatian bersama serta perkembangan implementasi masing-masing rencana aksi dalam upaya mendukung Komunitas ASEAN 2015 yang meliputi pilar Politik-Keamanan, Ekonomi dan Sosial-Budaya. (Dit. MWAK).

Washington dan Toronto, Mei 2013.