Kedutaan Besar Republik Indonesia
Ottawa
Embassy of the Republic of Indonesia
Ambassade de la RÉpublique d'Indonésie

Dukungan Masyarakat dan Friends of Indonesia dalam Pelaksanaan Diplomasi Bilateral dan Multilateral Indonesia di Kanada

Menurut Duta Besar RI untuk Kanada, Dienne H. Moehario, yang juga Permanent Representative untuk Organisasi Penerbangan Sipil Dunia (International Civil Aviation Organization, ICAO),  hubungan bilateral Indonesia dan Kanada berjalan dengan baik dan terus mengalami peningkatan, berkat dukungan dari semua unsur masyarakat dan diaspora Indonesia.  Dalam kaitan Organisasi Penerbangan Sipil Dunia, Indonesia juga semakin berperan aktif dalam berbagai kegiatan dan program ICAO. Hal ini merupakan inti dari sambutan yang disampaikan dalam kegiatan silaturahmi dengan masyarakat dan diaspora Indonesia yang berdomisili di Ottawa, Montreal, Gatineau dan sekitarnya, pada tanggal 11 Oktober 2014.

Duta Besar RI, Dienne H. Moehario Tengah Menyampaikan Sambutan Acara Silaturahmi Masyarakat dan Diaspora Indonesia, Ottawa, 11 Oktober 2014

Raihan yang telah dicapai Indonesia selama 2010 – 2014 secara bilateral maupun multilateral di Kanada, antara lain: terlaksananya kunjungan Presiden RI dalam rangka Pertemuan Tingkat Tinggi G-20 di Toronto (2010); Terealisasinya pembentukan dan pertemuan Forum Konsultasi Bilateral (FKB), yang berhasil ditingkatkan pada tingkat Menteri Luar Negeri:  FKB I di Ottawa (2011), FKB II di Yogyakarta (2012), FKB III di Ottawa (2013, Tingkat Menteri Luar Negeri) dan FKB IV di Jakarta (2014,  Tingkat Menteri Luar Negeri); Revitalisasi Canada-Indonesia Parliamentary Friendship Group (CIPFG) pada tahun 2012; Memfasilitasi Penandatanganan 21 (dua puluh satu) naskah perjanjian bilateral, baik bidang ekonomi perdagangan, pendidikan, kesehatan, politik-keamanan maupun dalam kerangka ICAO; Revitalisasi organisasi Persatuan Mahasiswa Indonesia di Kanada (PERMIKA); Meningkatnya partisipasi aktif Indonesia dalam organisasi Penerbangan Sipil Dunia (ICAO); Meningkatnya kuantititas dan kualitas kegiatan-kegiatan promosi ekonomi Indonesia di Kanada melalui kegiatan kegiatan-kegiatan pameran dan  people-to-people contact; Terselenggaranya pemilihan umum untuk anggota legislatif (April 2014) dan Presiden dan Wakil Presiden (Juli 2014); dan, Meningkatnya leverage Perwakilan RI di Kanada melalui organisasi-organisasi Ottawa Diplomatic Association (ODA) dan Women Ambassadors of Ottawa (WAO).

Data  Industry Canada menunjukan volume perdagangan antara Indonesia dan Kanada naik dari CAD2,24 milyar (2010) menjadi CAD3,18 milyar (2013) atau naik lebih dari 40%.  Jumlah investasi langsung dari Kanada ke Indonesia meningkat dari tahun ke tahun, dari US$ 2,2 juta (2011) menjadi US$ 123,8 juta (2013).  Bahkan pada kuartal pertama tahun 2014, nilai investasi Kanada di Indonesia telah mencapai US$ 42 juta.  Jumlah turis Kanada yang berkunjung ke Indonesia meningkat signifikan:  43.159 pada tahun 2010; 54.287 wisatawan pada tahun 2011; 56.501  wisatawan pada tahun 2012.  Meskipun Biro Pusat Statistik RI belum mengeluarkan angka kunjungan wisatawan Kanada untuk tahun 2013 dan 2014, terdapat optimisme jumlah wisatawan asal Kanada makin meningkat.

Dalam forum multilateral ICAO, raihan yang penting antara lain: Indonesia terpilih menjadi 3 Pembicara Utama dalam Aviation and Climate Change Seminar, 23-24 Oktober 2012; Kunjungan Presiden  Dewan ICAO, Mr. Roberto Kobeh Gonzalez, ke Indonesia tanggal 28-30 November 2012 untuk melihat kemajuan  perkembangan penerbangan sipil di Indonesia; Kunjungan Sekretaris Jenderal ICAO, Mr. Raymond Benjamin, ke Indonesia pada tanggal 20-25 Januari 2013; Terpilihnya Wakil Menteri Perhubungan, Dr. Bambang Susantono sebagai Vice Chairman 6th Worldwide Air Transport Conference tanggal 18-22 Maret  2013; Indonesia terpilih menjadi pembicara Global Aviation Cooperation Symposium (GACS), tanggal 30 September – 3 Oktober 2014, dan Beberapa MOU terkait kerjasama perhubungan udara juga terwujud, seperti: MoU DGCA-AFCAC (African Civil Aviation Commission) di bidang safety, security, environmental and aviation training personil, 5 April 2013, antara Dirjen Perhubungan Udara dengan Presiden AFCAC; MoU Kerjasama Bidang Penerbangan Sipil antara DGCA dengan ECAC (European Civil Aviation Conference), di bidang safety, security, environmental and aviation training personil, 11 Februari 2014 antara Dirjen Perhubungan Udara dengan Presiden ECAC.

Kegiatan silaturahmi dihadiri sekitar 150 (seratus lima puluh) undangan yang terdiri dari: wakil-wakil dari organisasi kemasyarakatan dan kemahasiswaan Indonesia di Kanada, seperti Indonesian-Canadian Congress (ICC), Friends of Indonesia (FoI), Kelompok Pengajian, Organisasi Kristiani Indonesia, Persatuan Mahasiswa Indonesia di Kanada (PERMIKA) Ottawa, staf KBRI Ottawa dan Dharma Wanita Persatuan KBRI Ottawa.  Pertemuan diisi dengan acara sambutan Duta Besar, sambutan dari tokoh-tokoh masyarakat, penampilan seni/budaya Indonesia serta acara ramah tamah. (Sumber: KBRI Ottawa/FS).