Kedutaan Besar Republik Indonesia
Ottawa
Embassy of the Republic of Indonesia
Ambassade de la RÉpublique d'Indonésie

Duta Besar RI Membahas Peningkatan Hubungan Bisnis Dengan President/CEO Canadian Chamber of Commerce

Duta Besar RI untuk Kanada, Dr. Teuku Faizasyah pada tanggal 13 Februari 2015 bertemu dengan the Honourable Perrin Beatty, President/CEO Canadian Chamber of Commerce (CCC) membahas upaya peningkatan hubungan ekonomi Indonesia-Kanada. Pertemuandi kantor CCC di bilangan pusat kota Ottawa, berlangsung secara terbuka dan penuh rasa persahabatan.

Duta Besar Faizasyah menekankan hubungan bilateral antara Indonesia-Kanada berjalan sangat baik di berbagai bidang, seraya mendorong kalangan dunia kedua negara meningkatkan interaksi guna menjajaki berbagai peluang bisnis.Menurut Duta Besar Faizasyah, Indonesia menawarkan banyak peluang di bidang perdagangan serta investasi, termasuk di bidang infrastruktur. Dalam kaitan ini, dikatakan Indonesia akan berpartisipasi pada pameran makanan dan minuman Salon International d’Alimentation di kota Toronto, 28-30 April 2015, dan mengundang anggota CCC mengunjungi stan Indonesia.

Mr. Perrin Beatty menyambut hangat kedatangan Duta Besar RI dan mendukung gagasan peningkatan hubungan antara pebisnis Kanada dengan Indonesia. Menurutnya, Indonesia dan negara-negara di kawasan Asia Pasifik mencatat pertumbuhan ekonomi yang tinggi, dan ini menunjukan potensi yang dapat dijajaki lebih jauh.Untuk itu, ia sependapat untuk meningkatkan awareness melalui upaya-upaya bersama.

Menurut data Statistics Canada total perdagangan Indonesia-Kanada tahun 2014 mencapai USD3,20 milyar atau naik 0,50% dibandingkan 2013 yang tercatat USD3,19 milyar. Tahun 2014, ekspor Kanada ke Indonesia sebesar USD1,84 milyar atau turun hampir 1,00% dibandingkan 2013 sebesar USD1,85 milyar, sedangkan impor Kanada dari Indonesia USD1,37 milyar atau naik 2,50% dibandingkan 2013 sebesar USD1,33 milyar. Sementara itu, nilai investasi kumulatif Kanada di Indonesia hingga 2013 mencapai CAD3,20 milyar atau terbesar di kawasan Asia Tenggara (KBRI/FE).