Kedutaan Besar Republik Indonesia
Ottawa
Embassy of the Republic of Indonesia
Ambassade de la RÉpublique d'Indonésie

Upaya Peningkatan Diplomasi Ekonomi Indonesia di Kanada

Duta Besar Dr. Teuku Faizasyah di Montreal dan The Honorable Jean Charest, mantan Premier Quebec (sumber: KBRI Ottawa)

Target meningkatkan ekspor memang harus diupayakan semaksimal mungkin. Tak kurang dari Presiden Joko Widodo sendiri berpesan agar para Duta Besar turun ke lapangan, langsung menjadi ‘’marketer’’ produk Indonesia.

Itulah yang dilakukan oleh Duta Besar Dr. Teuku Faizasyah di Montreal, Dubes Indonesia untuk Kanada tersebut menemui The Honorable Jean Charest, mantan PremierQuebec. ‘’Saya mengharapkan Mr. Charest dapat membantu penetrasi produk Indonesia ke pasar Kanada dan meningkatkan investasi Kanada ke Indonesia,’’ kata Dubes Faizasyah. (8/9)

Bukan kebetulan kalau Mr. Charest yang menjadi sasaran kali ini, profil pria kelahiran 1958 ini memang luar biasa. Sebelum menjabat sebagai Premier Provinsi Quebec selama tiga periode (2003 – 2012), beberapa jabatan publik pada tataran federal dijabatnya, antara lain: Menteri Negara Urusan Pemuda (1986 – 1988), Menteri Kebugaran dan Olah Raga Amatir (1988 – 1990), Menteri Lingkungan Hidup (1991 – 1993), serta Wakil Perdana Menteri dan Menteri Industri, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Juni – November 1993).

Selama menjabat Premier Quebec, Mr. Charest juga memimpin Quebec Liberal Party. Setelah mengundurkan diri secara resmi dari politik pada 2012, Mr. Charest hingga saat ini masih menjalankan beberapa aktivitas sebagai, antara lain, Partnerpada kantor pengacara McCharty Tetrault, penasehat strategis pada beberapa perusahaan Kanada, dan pemimpin sirkus kuda Cavalia. ‘’Dengan rekam jejak yang istimewa tersebut, saya yakin Mr. Charest memiliki jaringan yang sangat luas,’’ tutur Dubes Faizasyah.

Pada saat pertemuan, terungkap bahwa Mr. Charest ternyata memiliki ketertarikan yang cukup besar pada kawasan Asia, termasuk Indonesia. Pada pertengahan tahun 2014, Mr. Charest bahkan mengunjungi Indonesia untuk sebuah perjalanan bisnis.

Menariknya lagi, ia juga memiliki pandangan yang sama dengan Dubes RI: bahwa potensi bagi pengembangan hubungan perdagangan dan investasi di antara kedua negara sangatlah besar. ‘’Indonesia dan Kanada adalah pasar yang menjanjikan bagi eksportir kedua negara,’’ kata Mr. Charest.

Dengan pemikiran tersebut, setelah berdiskusi panjang lebar selama sekitar 2 jam, Mr. Charest pun menyetujui untuk mendukung upaya KBRI Ottawa meningkatkan ekspor Indonesia ke Kanada dan mengalirkan investasi Kanada ke Indonesia. ‘’Secara historis, provinsi Quebec memiliki jaringan bisnis internasional yang lebih aktif daripada provinsi lain di Kanada. Saya akan meminta pemerintah Quebec untuk mengirim misi dagang ke Indonesia,’’ ujarnya.

Quebec merupakan provinsi terluas di Kanada, dengan penduduk mencapai 8,2 juta jiwa. Berbeda dengan wilayah Kanada lainnya, mayoritas penduduk provinsi ini berbahasa Perancis – juga menjadi bahasa resmi pemerintahan.

Produk Domestik Bruto Provinsi Quebec mencapai CAD$ 362.846 trilyun (atau CAD$ 44,499 per kapita), sehingga provinsi ini merupakan perekonomian kedua terbesar di Kanada (setelah Ontario).

Di samping kekayaan alam yang besar, tumpuan pertumbuhan ekonomi di Quebec adalah sektor-sektor dirgantara, teknologi komunikasi dan informasi, bio-teknologi dan farmasi. Pelabuhan Montreal dan pelabuhan Quebec City merupakan pelabuhan penting bagi aktivitas ekspor dan impor di Provinsi Quebec yang masing-masing menangani 30 juta dan 24,5 juta ton kargo (2014).