Kedutaan Besar Republik Indonesia
Ottawa
Embassy of the Republic of Indonesia
Ambassade de la RÉpublique d'Indonésie

Upaya Perlindungan WNI Melalui Diskusi Kekonsuleran-Keimigrasian di Montreal dan Ottawa

KBRI Ottawa pada tanggal 16 dan 17 Oktober 2015 telah menyelenggarakan acara Sosialisasi Kekonsuleran-Keimigrasian di Montreal dan Ottawa. Wakeppri Ottawa, Suwartini Wirta, mewakili Duta Besar RI, dalam sambutan pembuka pada kedua acara tersebut menyampaikan bahwa acara Sosialiasi Kekonsuleran-Keimigrasian ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas perlindungan WNI oleh KBRI Ottawa pada tataran pencegahan (preventif). Dengan adanya pemahaman dan kepatuhan terhadap berbagai peraturan keimigrasian yang berlaku di Indonesia dan Kanada, diharapkan masyarakat dapat terhindar dari permasalahan hukum.

Narasumber pada acara tersebut adalah Maryoto Sumadi, Direktur Dokumen Perjalanan, Visa dan Fasilitas Keimigrasian-Ditjen Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM RI; Sdr. Friement F.S. Aruan, Direktur Izin Tinggal dan Status Keimigrasian-Ditjen Imigrasi, Kementerian Humum dan HAM RI; dan Sdr. Bob Barnabas, Canada Immigration Consultant. Kedua narasumber dari Ditjen Imigrasi pada saat bersamaan sedang mengikuti the 11th Symposium and Exhibition on Machine Readable Travel Documents (MRTDs) di Kantor Pusat Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO), Montreal, 14-16 Oktober 2015.

Foto bersama narasumber dengan peserta Sosialisasi Kekonsuleran-Keimigrasian di Montreal, 16 Oktober 2015

Adapun materi yang disampaikan oleh narasumber dari Ditjen Imigrasi adalah mengenai: Paspor RI (Jenis Paspor, Persyaratan Pembuatan Paspor RI, Penarikan, Pembatalan dan Pencabutan Paspor RI, Penggantian Paspor RI, dan penerbitan Paspor RI melalui Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian/SIMKIM); jenis Visa ke Indonesia; fasilitas keimigrasian bagi eks WNI (diaspora Indonesia) termasuk fasilitas ijin tinggal terbatas (ITAS) dan ijin tinggal tetap (ITAP); dan kewarganegaraan ganda terbatas bagi anak. Sementara itu, Sdr. Bob Barnabas, Canada Immigration Consultant, memberikan penjelasan mengenai: jenis-jenis Visa yang diberikan Pemerintah Kanada kepada warga negara asing yang tinggal di Kanada; pentingnya peran Kantor Imigrasi Kanada (CIC) dalam menentukan status keimigrasian warga negara asing di Kanada; kategori pekerja asing yang dibutuhkan di Kanada; dan Ijin Tinggal Tetap di Kanada (Permanent Resident/PR) melalui fasilitas keimigrasian “Express Entry” dan “Provincial Nomination Program”.

Pada sesi diskusi, para peserta menyoroti antara lain mengenai realisasi Kewarganegaraan Ganda bagi seluruh WNI yang berdomisili di luar negeri; Ijin Tinggal Tetap bagi WNA yang ingin menghabiskan masa pensiun di Indonesia; Penerbitan e-Paspor RI, dan persyaratan Kartu Keluarga serta Kartu Permanent Resident (PR) Kanada pada saat mengganti Paspor di Perwakilan RI; serta Teknik menghadapi Kantor Imigrasi Kanada (CIC) pada saat permohonan PR dikembalikan, dan proses menunggu persetujuan PR yang lama.

Foto bersama narasumber dengan peserta Sosialisasi Kekonsuleran-Keimigrasian di Ottawa, 17 Oktober 2015

Acara tersebut mendapat apresiasi dari peserta yang hadir karena memperoleh informasi yang komprehensif mengenai perkembangan peraturan keimigrasian di Indonesia dan Kanada. Acara tersebut dihadiri 165 peserta, dengan rincian 87 orang di Montreal, dan 78 orang di Ottawa, terdiri dari para mahasiswa Indonesia, profesional Indonesia, diaspora Indonesia, pasangan kawin campur, dan anak-anak. (DES, KBRI Ottawa).