Kedutaan Besar Republik Indonesia
Ottawa
Embassy of the Republic of Indonesia
Ambassade de la RÉpublique d'Indonésie

Diplomat Perempuan Berbagi Pengalaman

Selasa, 15 Februari 2017 – Sekretaris Kedua Ekonomi KBRI Ottawa Dinie Arief berbagi pengalaman berkarir sebagai diplomat perempuan di hadapan 150 orang peserta program International Relations, Encounters with Canada.

Pembicara lain dalam Sesi ini adalah Duta Besar Perancis untuk Kanada Nicolas Chapuis dan Duta Besar Belanda untuk Kanada Henk van der Zwan.

“Indonesia menjamin kesempatan yang sama bagi perempuan untuk berkarir, termasuk sebagai diplomat” kata Dinie. “Keinginan untuk mengabdi bagi negara harus menjadi landasan utama ketika memilih berkarir sebagai diplomat.”

Dinie juga mengungkapkan berbagai tantangan menjadi diplomat. Selain hidup jauh dari keluarga besar, diplomat juga harus cepat menyesuaikan diri dengan lingkungan dan masyarakat negara penempatannya, mulai dari lingkungan kerja, tempat tinggal hingga kota yang berbeda-beda.

Untuk diplomat perempuan, tantangan itu bisa jadi akan bertambah. Tidak jarang, diplomat perempuan harus tinggal terpisah dari suaminya, yang memutuskan untuk berkarir di negara asal. Walhasil, bisa saja diplomat perempuan harus pandai membagi waktu antara pekerjaan/kantor dan rumah tangga/anaknya. ‘’Tantangan diplomat perempuan lebih kompleks, yang hanya bisa diatasi dengan tekad dan komitmen yang kuat. Dari sekitar 2000 diplomat Indonesia saat ini, sekitar 40% adalah perempuan.’’ ujar Dinie.

Menanggapi berbagai pertanyaan para peserta khususnya mengenai apa yang dilakukan Pemerintah Indonesia terkait tantangan yang dihadapi para diplomat perempuan, Dinie menjelaskan bahwa Kementerian Luar Negeri Indonesia telah lebih memberikan perhatian kepada kebutuhan diplomat perempuan, termasuk menyediakan ruang menyusui dan day care di kantor. Pasangan diplomat juga dimungkinkan untuk ditempatkan di perwakilan yang jaraknya berdekatan.

Seusai acara, sejumlah peserta menyampaikan apresiasi hadirnya diplomat perempuan sebagai panelis karena telah memberikan inspirasi dan pandangan realita tantangan berkarir sebagai diplomat perempuan.

Encounters with Canada merupakan kegiatan dwibahasa (Bahasa Ingggris dan Perancis) berdurasi satu minggu yang diikuti oleh siswa dari seluruh provinsi di Kanada. Kegiatan ini diselenggarakan sebanyak dua kali dalam satu tahun guna menggali potensi dalam bidang yang diminati. Selain program International Relations, Encounters with Canada menawarkan tema lain, yaitu Arts and Culture, Canada Remembers, Democracy and Youth, Experience Canada, First Responders, Journalism and Communications, Law and Our Justice System, Medicine and Health, Science and Technology, Sports and Fitness, dan Canada’s Coming of Age.