Kedutaan Besar Republik Indonesia
Ottawa
Embassy of the Republic of Indonesia
Ambassade de la RÉpublique d'Indonésie

Kunjungan Delegasi Harvard World Model United Nations (HWMUN) ke KBRI Ottawa

Ottawa (15/03) – Sebanyak 26 mahasiswa Indonesia yang menjadi peserta Harvard World Model United Nations (HWMUN) di Montreal berkunjung ke KBRI Ottawa dan diterima oleh Duta Besar RI pada hari Rabu, 15 Maret 2017.

Mereka adalah mahasiswa dari Universitas Padjadjaran, Universitas Airlangga, Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, Universitas Katholik Parahyangan, dan Universitas Muhammadiyah Malang yang secara khusus datang ke Ottawa dari Montreal di sela-sela kegiatan untuk bertemu dengan jajaran KBRI Ottawa. Di samping peserta mahasiswa, hadir pula dosen pembimbing dari Universitas Indonesia, Dr. Arman Nefi, SH, yang juga merupakan Direktur Kemahasiswaan Universitas Indonesia.

Dalam sambutannya, Duta Besar RI menyampaikan bahwa partisipasi mahasiswa Indonesia dalam kegiatan seperti HWMUN ini merupakan sesuatu yang positif dan patut dibanggakan, mengingat para mahasiswa ini sudah melalui seleksi yang ketat di Universitas masing-masing sebelum terpilih untuk berpartisipasi.

Selain berkesempatan untuk berdiskusi santai dengan jajaran KBRI Ottawa, para mahasiswa peserta HWMUN juga berkenalan dan berbincang-bincang dengan Persatuan Pelajar Indonesia Kanada (Permika) Ottawa yang juga hadir dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan HWMUN berlangsung dari tanggal 13 – 17 Maret 2017 bertempat di Palais de congress, Montreal. HWMUN merupakan kegiatan internasional bagi kalangan mahasiswa dari seluruh dunia untuk melakukan simulasi sidang PBB. HWMUN merupakan forum Model UN terbesar di luar Amerika Utara. Setiap tahunnya, HWMUN dihadiri oleh lebih dari 2,000 mahasiswa dari 115 negara. Pada tahun-tahun sebelumnya, HWMUN diselenggarakan di berbagai lokasi di seluruh dunia, di antaranya Singapura, Meksiko, Swiss, RRT, Brazil, Mesir, dan Belanda.

Di samping simulasi sidang Komite PBB, kegiatan HWMUN juga mencakup kegiatan sosial dan budaya.