Kedutaan Besar Republik Indonesia
Ottawa
Embassy of the Republic of Indonesia
Ambassade de la RÉpublique d'Indonésie

Rayakan Hari Batik Nasional, KBRI Ottawa Gelar Indonesian Batik Day

Ottawa 2/10 – Hari batik nasional tidak hanya dapat dirayakan di Indonesia, tetapi bisa di mana saja, termasuk di Kanada. KBRI Ottawa menggelar Indonesian Batik Day abgi masyarakat setempat, dengan menyulap aula KBRI Ottawa menjadi ruang pameran koleksi batik dari berbagai penjuru Indonesia untuk dinikmati oleh para pengunjung yang terdiri dari masyarakat setempat dan juga kalangan diplomatik.

Tak hanya memamerkan koleksi batik, Indonesian Batik Day juga menghadirkan narasumber yaitu Avy Loftus, seorang diaspora Indonesia yang berprofesi sebagai visual artist dan desainer batik berbasis di Montreal, untuk berbagi cerita tentang sejarah batik, jenis-jenis batik, hingga beragam teknik pembuatan batik.

Avy Loftus, yang sudah terbiasa memberikan paparan dan workshop batik di berbagai negara, menjelaskan bahwa batik di Indonesia memiliki corak yang unik, yang sangat dipengaruhi oleh corak budaya dan kehidupan masyarakat setempat. Sebagai contoh, batik yang lahir di budaya kerajaan seperti Yogyakarta dan Solo memiliki pola yang baku dan menggunakan warna tanah, sementara batik dari masyarakat pesisir cenderung lebih bercorak ramai dengan warna yang cerah beragam. Teknik pembuatan dan pewarnaan batik juga beragam, mulai dari menggambar dengan “canting”, teknik “cap”, hingga “jumputan” yang juga dikenal di negeri lain.

Setelah itu, Avy Loftus mempraktekkan di hadapan pengunjung cara membuat batik dengan teknik “jumputan”, dengan menggunakan kain muslin dan bahan pewarna alami kunyit. Pengunjung juga diberikan kesempatan untuk melihat dan mencoba secara langsung teknik pewarnaan batik jumputan.

Pengunjung pun banyak yang penasaran berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sebuah kain batik. Avy pun menjelaskan bahwa pembuatan sebuah kain batik dapat berlangsung hingga berbulan-bulan, tergantung jenis pewarna dan teknik yang digunakan. Avy mencontohkan bahwa pewarnaan batik jumputan yang menggunakan pewarna alami akan membutuhkan berkali-kali pencelupan hingga memperoleh warna yang dinamis.

Selama tahun 2018, KBRI Ottawa telah menyelenggarkan 3 (tiga) kali kegiatan dalam format Embassy Day. Embassy Day telah diselenggarakan secara rutin oleh KBRI Ottawa sejak tahun 2015 sebagai upaya berkelanjutan untuk mempromosikan Indonesia, khususnya budaya, pariwisata, dan perdagangan, kepada publik Kanada. Penyelenggaraan kegiatan kali ini memanfaatkan momentum hari batik nasional untuk memperkenalkan batik kepada warga setempat sebagai karya seni yang dapat dinikmati oleh publik Kanada. (n.amalia ed)